Time Server
Post by
Author Syukra
Perkiraan waktu baca: 4 menit

Cara Install Odoo di Berbagai Platform: Panduan Lengkap

Odoo

Odoo adalah salah satu platform ERP (Enterprise Resource Planning) terpopuler yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola berbagai aspek bisnis seperti penjualan, inventaris, akuntansi, proyek, sumber daya manusia, dan lainnya. Odoo bersifat open-source, yang berarti Anda dapat menggunakannya secara gratis dan menyesuaikannya sesuai kebutuhan.

Artikel ini akan membahas secara mendalam langkah-langkah instalasi Odoo, mulai dari persiapan hingga konfigurasi awal. Dengan panduan ini, Anda akan dapat menginstal Odoo dengan mudah, baik di server lokal maupun cloud.

Apa Itu Odoo?

Odoo adalah platform ERP yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola berbagai fungsi bisnis dalam satu aplikasi terintegrasi. Dengan fitur modularnya, pengguna dapat memilih modul yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka, seperti CRM, eCommerce, akuntansi, dan lainnya.

Keunggulan utama Odoo adalah fleksibilitasnya, baik untuk usaha kecil, menengah, maupun besar. Selain itu, Odoo memiliki komunitas yang luas sehingga Anda dapat menemukan banyak dukungan dan dokumentasi.

Persyaratan Sistem untuk Instalasi Odoo

Sebelum memulai instalasi, pastikan perangkat Anda memenuhi persyaratan sistem minimum:

Persyaratan Minimum

  • CPU: Prosesor 2-core atau lebih
  • RAM: Minimal 2 GB (direkomendasikan 4 GB atau lebih untuk performa optimal)
  • Disk: Minimal 10 GB ruang kosong
  • Sistem Operasi: Ubuntu 20.04/22.04, Windows 10/Server, atau Docker

Prasyarat Software

  1. Python: Odoo menggunakan Python, pastikan Anda menginstal versi 3.8 atau lebih tinggi.
  2. PostgreSQL: Database yang digunakan oleh Odoo adalah PostgreSQL.
  3. Dependensi Tambahan: Beberapa pustaka seperti Werkzeug, psycopg2, dan Babel diperlukan.

Persiapan Sebelum Instalasi

Langkah-Langkah Awal:

  1. Perbarui Sistem Operasi

Pastikan sistem Anda menggunakan perangkat lunak terbaru dengan menjalankan perintah berikut di Linux:

sudo apt update && sudo apt upgrade -y
  1. Siapkan Akses Root atau Sudo

Pastikan Anda memiliki akses root atau pengguna dengan hak sudo untuk melakukan instalasi.

  1. Unduh File Instalasi Odoo

Anda bisa mengunduh versi terbaru dari situs resmi Odoo .

  1. Backup Sistem

Jika Anda menginstal Odoo di server produksi, pastikan Anda membuat cadangan sistem untuk menghindari kehilangan data.

Cara Install Odoo di Linux (Ubuntu)

Langkah 1: Install PostgreSQL

PostgreSQL adalah database yang digunakan oleh Odoo. Untuk menginstalnya, jalankan perintah berikut:

sudo apt update
sudo apt install postgresql -y

Setelah instalasi selesai, jalankan PostgreSQL dan buat pengguna untuk Odoo:

sudo -u postgres createuser -s odoo
sudo -u postgres createdb odoo

Langkah 2: Install Python dan Dependensi

Instal pustaka Python yang dibutuhkan Odoo:

sudo apt install python3-pip build-essential python3-dev libpq-dev \
python3-venv libxml2-dev libxslt1-dev libldap2-dev libsasl2-dev \
librabbitmq-dev -y

Langkah 3: Unduh dan Ekstrak Odoo

Unduh Odoo dari repositori GitHub atau situs resminya. Berikut contoh untuk versi 16:

git clone https://github.com/odoo/odoo.git --branch 16.0 --single-branch

Pindah ke direktori Odoo:

cd odoo

Langkah 4: Buat Virtual Environment Python

Buat lingkungan virtual untuk mengelola dependensi Python:

python3 -m venv odoo-venv
source odoo-venv/bin/activate
pip install -r requirements.txt

Langkah 5: Konfigurasi Odoo

Buat file konfigurasi untuk Odoo di /etc/odoo.conf:

[options]
addons_path = /path/to/odoo/addons
data_dir = /var/lib/odoo
admin_passwd = admin_password
db_host = localhost
db_port = 5432
db_user = odoo
db_password = odoo_password
logfile = /var/log/odoo/odoo.log

Langkah 6: Jalankan Odoo

Jalankan server Odoo dengan perintah berikut:

./odoo-bin -c /etc/odoo.conf

Akses Odoo melalui browser di http://localhost:8069.

Cara Install Odoo di Windows

Langkah 1: Unduh Installer Odoo

Kunjungi situs resmi Odoo dan unduh installer untuk Windows.

Langkah 2: Jalankan Installer

Klik dua kali pada file installer dan ikuti petunjuk di layar. Pastikan Anda memilih komponen PostgreSQL saat instalasi.

Langkah 3: Konfigurasi Awal

Setelah instalasi selesai, buka Odoo melalui browser di http://localhost:8069. Login menggunakan akun admin yang dibuat selama proses instalasi.

Cara Install Odoo di Docker

Langkah 1: Instal Docker

Pastikan Docker sudah terinstal di sistem Anda. Jika belum, instal Docker menggunakan perintah:

sudo apt install docker docker-compose -y

Langkah 2: Buat File Docker Compose

Buat file docker-compose.yml:

version: '3.1'
services:
  odoo:
    image: odoo:16
    ports:
      - "8069:8069"
    volumes:
      - odoo-data:/var/lib/odoo
  db:
    image: postgres:13
    environment:
      POSTGRES_USER: odoo
      POSTGRES_PASSWORD: odoo
volumes:
  odoo-data:

Langkah 3: Jalankan Docker

Jalankan perintah berikut untuk memulai Odoo:

docker-compose up -d

Akses Odoo di http://localhost:8069.

Konfigurasi Awal Odoo

Membuat Database Baru

Setelah instalasi, Anda perlu membuat database baru untuk mulai menggunakan Odoo:

  1. Buka http://localhost:8069.
  2. Isi form dengan nama database, email, dan password admin.
  3. Klik “Create Database.”

Menginstal Modul

Pilih modul yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dari antarmuka Odoo.

Tips dan Trik Menggunakan Odoo

  1. Optimalkan Performa
  • Pastikan server memiliki sumber daya yang cukup.
  • Aktifkan caching untuk mempercepat proses.
  1. Gunakan Plugin dan Modul Tambahan

Ekspansi Odoo dengan modul dari komunitas atau pengembang pihak ketiga.

  1. Backup Data Secara Berkala:

Gunakan fitur backup bawaan atau alat eksternal untuk menghindari kehilangan data.

Kesimpulan

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat dengan mudah menginstal dan mengonfigurasi Odoo sesuai kebutuhan bisnis Anda. Baik di server lokal maupun cloud, Odoo menawarkan fleksibilitas dan fitur yang membantu perusahaan mengelola operasi mereka dengan efisien. Jangan lupa untuk terus mempelajari fitur-fitur Odoo agar dapat memanfaatkannya secara maksimal.

Jika Anda mengalami kendala, Anda dapat merujuk ke dokumentasi resmi Odoo atau bergabung dengan komunitas Odoo untuk mendapatkan dukungan tambahan.

Itu saja artikel dari Admin, semoga bermanfaat… Terima kasih sudah mampir…

Tag: #Tutorial
Share Artikel

Follow Media Sosial Ku