Cara Install Odoo di Berbagai Platform: Panduan Lengkap

Odoo adalah salah satu platform ERP (Enterprise Resource Planning) terpopuler yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola berbagai aspek bisnis seperti penjualan, inventaris, akuntansi, proyek, sumber daya manusia, dan lainnya. Odoo bersifat open-source, yang berarti Anda dapat menggunakannya secara gratis dan menyesuaikannya sesuai kebutuhan.
Artikel ini akan membahas secara mendalam langkah-langkah instalasi Odoo, mulai dari persiapan hingga konfigurasi awal. Dengan panduan ini, Anda akan dapat menginstal Odoo dengan mudah, baik di server lokal maupun cloud.
Apa Itu Odoo?
Odoo adalah platform ERP yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola berbagai fungsi bisnis dalam satu aplikasi terintegrasi. Dengan fitur modularnya, pengguna dapat memilih modul yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka, seperti CRM, eCommerce, akuntansi, dan lainnya.
Keunggulan utama Odoo adalah fleksibilitasnya, baik untuk usaha kecil, menengah, maupun besar. Selain itu, Odoo memiliki komunitas yang luas sehingga Anda dapat menemukan banyak dukungan dan dokumentasi.
Persyaratan Sistem untuk Instalasi Odoo
Sebelum memulai instalasi, pastikan perangkat Anda memenuhi persyaratan sistem minimum:
Persyaratan Minimum
- CPU: Prosesor 2-core atau lebih
- RAM: Minimal 2 GB (direkomendasikan 4 GB atau lebih untuk performa optimal)
- Disk: Minimal 10 GB ruang kosong
- Sistem Operasi: Ubuntu 20.04/22.04, Windows 10/Server, atau Docker
Prasyarat Software
- Python: Odoo menggunakan Python, pastikan Anda menginstal versi 3.8 atau lebih tinggi.
- PostgreSQL: Database yang digunakan oleh Odoo adalah PostgreSQL.
- Dependensi Tambahan: Beberapa pustaka seperti Werkzeug, psycopg2, dan Babel diperlukan.
Persiapan Sebelum Instalasi
Langkah-Langkah Awal:
- Perbarui Sistem Operasi
Pastikan sistem Anda menggunakan perangkat lunak terbaru dengan menjalankan perintah berikut di Linux:
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
- Siapkan Akses Root atau Sudo
Pastikan Anda memiliki akses root atau pengguna dengan hak sudo untuk melakukan instalasi.
- Unduh File Instalasi Odoo
Anda bisa mengunduh versi terbaru dari situs resmi Odoo .
- Backup Sistem
Jika Anda menginstal Odoo di server produksi, pastikan Anda membuat cadangan sistem untuk menghindari kehilangan data.
Cara Install Odoo di Linux (Ubuntu)
Langkah 1: Install PostgreSQL
PostgreSQL adalah database yang digunakan oleh Odoo. Untuk menginstalnya, jalankan perintah berikut:
sudo apt update
sudo apt install postgresql -y
Setelah instalasi selesai, jalankan PostgreSQL dan buat pengguna untuk Odoo:
sudo -u postgres createuser -s odoo
sudo -u postgres createdb odoo
Langkah 2: Install Python dan Dependensi
Instal pustaka Python yang dibutuhkan Odoo:
sudo apt install python3-pip build-essential python3-dev libpq-dev \
python3-venv libxml2-dev libxslt1-dev libldap2-dev libsasl2-dev \
librabbitmq-dev -y
Langkah 3: Unduh dan Ekstrak Odoo
Unduh Odoo dari repositori GitHub atau situs resminya. Berikut contoh untuk versi 16:
git clone https://github.com/odoo/odoo.git --branch 16.0 --single-branch
Pindah ke direktori Odoo:
cd odoo
Langkah 4: Buat Virtual Environment Python
Buat lingkungan virtual untuk mengelola dependensi Python:
python3 -m venv odoo-venv
source odoo-venv/bin/activate
pip install -r requirements.txt
Langkah 5: Konfigurasi Odoo
Buat file konfigurasi untuk Odoo di /etc/odoo.conf
:
[options]
addons_path = /path/to/odoo/addons
data_dir = /var/lib/odoo
admin_passwd = admin_password
db_host = localhost
db_port = 5432
db_user = odoo
db_password = odoo_password
logfile = /var/log/odoo/odoo.log
Langkah 6: Jalankan Odoo
Jalankan server Odoo dengan perintah berikut:
./odoo-bin -c /etc/odoo.conf
Akses Odoo melalui browser di http://localhost:8069
.
Cara Install Odoo di Windows
Langkah 1: Unduh Installer Odoo
Kunjungi situs resmi Odoo dan unduh installer untuk Windows.
Langkah 2: Jalankan Installer
Klik dua kali pada file installer dan ikuti petunjuk di layar. Pastikan Anda memilih komponen PostgreSQL saat instalasi.
Langkah 3: Konfigurasi Awal
Setelah instalasi selesai, buka Odoo melalui browser di http://localhost:8069
. Login menggunakan akun admin yang dibuat selama proses instalasi.
Cara Install Odoo di Docker
Langkah 1: Instal Docker
Pastikan Docker sudah terinstal di sistem Anda. Jika belum, instal Docker menggunakan perintah:
sudo apt install docker docker-compose -y
Langkah 2: Buat File Docker Compose
Buat file docker-compose.yml
:
version: '3.1'
services:
odoo:
image: odoo:16
ports:
- "8069:8069"
volumes:
- odoo-data:/var/lib/odoo
db:
image: postgres:13
environment:
POSTGRES_USER: odoo
POSTGRES_PASSWORD: odoo
volumes:
odoo-data:
Langkah 3: Jalankan Docker
Jalankan perintah berikut untuk memulai Odoo:
docker-compose up -d
Akses Odoo di http://localhost:8069
.
Konfigurasi Awal Odoo
Membuat Database Baru
Setelah instalasi, Anda perlu membuat database baru untuk mulai menggunakan Odoo:
- Buka
http://localhost:8069
. - Isi form dengan nama database, email, dan password admin.
- Klik “Create Database.”
Menginstal Modul
Pilih modul yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dari antarmuka Odoo.
Tips dan Trik Menggunakan Odoo
- Optimalkan Performa
- Pastikan server memiliki sumber daya yang cukup.
- Aktifkan caching untuk mempercepat proses.
- Gunakan Plugin dan Modul Tambahan
Ekspansi Odoo dengan modul dari komunitas atau pengembang pihak ketiga.
- Backup Data Secara Berkala:
Gunakan fitur backup bawaan atau alat eksternal untuk menghindari kehilangan data.
Kesimpulan
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat dengan mudah menginstal dan mengonfigurasi Odoo sesuai kebutuhan bisnis Anda. Baik di server lokal maupun cloud, Odoo menawarkan fleksibilitas dan fitur yang membantu perusahaan mengelola operasi mereka dengan efisien. Jangan lupa untuk terus mempelajari fitur-fitur Odoo agar dapat memanfaatkannya secara maksimal.
Jika Anda mengalami kendala, Anda dapat merujuk ke dokumentasi resmi Odoo atau bergabung dengan komunitas Odoo untuk mendapatkan dukungan tambahan.
Itu saja artikel dari Admin, semoga bermanfaat… Terima kasih sudah mampir…